Analisis Kinerja Biaya dan Waktu Menggunakan Metode Earned Value Proyek Pembangunan Kandang Normal A Cicadas, Bogor

Penulis

  • Aditya Nugraha Universitas Nusa Putra
  • Lioba Evita Anikusuma Universitas Nusa Putra

Kata Kunci:

Earned Value, Biaya Proyek, Jadwal Proyek, Pengendalian Proyek

Abstrak

Pengendalian biaya dan waktu merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proyek konstruksi. Earned Value Management (EVM) merupakan metode analisis yang mampu mengintegrasikan data biaya dan waktu untuk mengukur kinerja serta memprediksi kecenderungan penyelesaian proyek secara lebih akurat. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Kandang Normal A PT. Vaksindo Satwa Nusantara Plant I di Cicadas, Bogor dengan tujuan untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu serta mengestimasi biaya serta durasi penyelesaian proyek berdasarkan data pelaksanaan minggu ke-1 hingga minggu ke-31. Analisis dilakukan menggunakan parameter utama dalam EVM seperti BCWS, BCWP, ACWP serta indikator kinerja CPI, SPI, Cost Variance (CV), dan Schedule Variance (SV). Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai CV dan SV yang sempat menunjukkan angka negatif pada beberapa periode, menandakan adanya ketidakefisienan biaya dan keterlambatan jadwal. Nilai CPI < 1 dan SPI < 1 pada beberapa minggu juga mengindikasikan bahwa proyek mengalami pemborosan biaya serta keterlambatan progres pekerjaan. Hasil estimasi akhir menunjukkan bahwa biaya penyelesaian proyek diperkirakan mencapai  Rp. 4.471.802.036 serta membutuhkan durasi pelaksanaan sekitar 31 minggu. Dengan demikian, penggunaan metode Earned Value terbukti mampu memberikan gambaran kinerja proyek secara terpadu dan menjadi dasar evaluasi bagi kontraktor untuk peningkatan pengendalian biaya dan waktu.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-22