Analisis Stabilitas Timbunan Menggunakan Geotekstil pada Lapisan Subgrade Pekerjaan Jalan (Studi Kasus: Proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Zona 3B STA 0+550 Akses Gerbang Tol Sukabumi Barat)

Penulis

  • Asri Wahyuni Universitas Nusa Putra

Kata Kunci:

Geotekstil, Timbunan jalan, Stabilitas tanah, Daya dukung tanah, Tanah lunak

Abstrak

Kondisi tanah lunak pada lokasi pembangunan Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Zona 3B menyebabkan rendahnya daya dukung tanah serta potensi penurunan yang tidak merata, sehingga diperlukan perkuatan pada konstruksi timbunan. Geotekstil digunakan sebagai material perkuatan untuk meningkatkan stabilitas timbunan dan mengurangi risiko keruntuhan. Penelitian ini menganalisis kinerja geotekstil berdasarkan Spesifikasi Bina Marga melalui evaluasi stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas dukung tanah, stabilitas internal, stabilitas tanah pondasi, serta potensi pergeseran lateral. Data yang digunakan terdiri dari data lapangan, dokumentasi, serta data penyelidikan tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor keamanan terhadap keruntuhan kapasitas daya dukung tanah adalah 1,5, penggelinciran lereng sebesar 1,9, dan stabilitas terhadap pergeseran lateral sebesar 3,04, yang seluruhnya memenuhi persyaratan keamanan. Kebutuhan kuat tarik geotekstil adalah 68,63 kN/m, dan geotekstil tipe Woven Geotextile MP 25 dengan kuat tarik 50 kN/m masih memenuhi syarat dengan faktor keamanan 2,2. Dengan demikian, penggunaan geotekstil efektif dalam meningkatkan stabilitas timbunan pada kondisi tanah lunak di lokasi penelitian.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-22