Analisis Kapasitas dan Kekuatan Pile Cap Menggunakan Metode Strut and Tie pada Bangunan Proyek Kampus Dua Polman Bandung - Majalengka

Authors

  • Zebe Kumara Imani Universitas Nusa Putra

Keywords:

Pile Cap, Pondasi Tiang Pancang, Tulangan Tarik, Gaya Strut, Gaya Tie, Beton Bertulang, Punching Shear

Abstract

Pile cap merupakan elemen kunci dalam sistem pondasi tiang pancang karena berfungsi menyalurkan beban dari kolom ke kepala tiang secara merata melalui mekanisme aksi tekan dan tarik internal. Pada daerah diskontinuitas (D-region), pendekatan elastis konvensional sering gagal menggambarkan kondisi tegangan aktual. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode Strut and Tie (STM) untuk menganalisis kapasitas struktural pile cap dengan susunan 3 × 3 pancang pada proyek pembangunan Kampus Dua Polman Bandung, Majalengka. Data teknis yang digunakan meliputi dimensi pile cap 2200 × 2200 × 500 mm, mutu beton fc’ = 25 MPa, mutu baja fy = 400 MPa, beban kolom 300 kN, dan kedalaman efektif 420mm. Analisis dilakukan melalui penentuan gaya tekan pada strut, gaya tarik pada tie, kebutuhan tulangan tarik, serta pemeriksaan kapasitas punching shear. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh compressive strut bekerja dalam kapasitas aman beton dan tidak melewati batas tegangan yang diizinkan. Tulangan tie yang dibutuhkan juga memenuhi persyaratan kapasitas tarik baja, sehingga mekanisme distribusi gaya internal dapat berlangsung stabil. Pemeriksaan punching shear menunjukkan bahwa tegangan geser yang terjadi lebih kecil dibandingkan kapasitas kritis beton, sehingga pile cap aman dari potensi keruntuhan punching tanpa memerlukan tulangan geser khusus. Secara keseluruhan, metode Strut and Tie terbukti memberikan pendekatan yang lebih representatif dalam menggambarkan perilaku pile cap pada D- region, serta dapat dijadikan acuan dalam perencanaan pile cap untuk pondasi tiang pancang.

Published

2025-12-22