Evaluasi Kinerja Simpang 3 Tak Bersinyal Menggunakan Metode PKJI 2023 pada Simpang Alternatif Nagrak - Cibadak

Authors

  • Aris Priyatno Universitas Nusa Putra
  • Lioba Evita Anikusuma Universitas Nusa Putra

Keywords:

PKJI 2023, Tingkat Pelayanan, Simpang Tak Bersinyal

Abstract

Permasalahan kemacetan pada simpang jalan, khususnya simpang tak bersinyal, menjadi isu penting dalam sistem transportasi perkotaan. Simpang Alternatif Nagrak–Cibadak di Kabupaten Sukabumi termasuk salah satu titik rawan kemacetan akibat tingginya volume kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan serta ketiadaan pengaturan arus menggunakan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja dan kapasitas simpang tersebut berdasarkan (PKJI) 2023, serta memberikan rekomendasi penanganan untuk mengoptimalkan efisiensi dan keselamatan lalu lintas. Metode penelitian dilakukan melalui survei lapangan dengan mencatat jumlah serta jenis kendaraan yang melintas dan mengukur kondisi geometrik jalan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode PKJI 2023 untuk menentukan kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrean, dan tingkat pelayanan simpang. Hasil analisis menunjukkan volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Sabtu, 26 Agustus 2025 pukul 17.00-18.00 WIB, dengan volume total 2.616 smp/jam, kapasitas 2.298,44 smp/jam, derajat kejenuhan 1,14, tundaan rata-rata 29,31 detik/smp, serta peluang antrean antara 53% hingga 106%. Berdasarkan hasil tersebut, tingkat pelayanan simpang termasuk kategori F, yang menunjukkan kondisi lalu lintas jenuh dan arus kendaraan tidak stabil.

Published

2025-12-22