Analisis Daya Dukung Tanah Dasar (Subgrade) Menggunakan Uji Dynamic Cone Penetrometer
Keywords:
Dynamic Cone Pentrometer (DCP), California Bearing Ratio (CBR), Peningkatan Tanah, Metode PenggantianAbstract
Daya dukung tanah dasar merupakan aspek penting dalam perencanaan konstruksi jalan karena menentukan kestabilan dan ketahanan konstruksi. Kondisi ini mejadi semakin penting pada proyek Tol Bocimi Seksi 3B STA 1+300 – 1+525, yang dimana ditemukan nilai daya dukung tanah dasar rendah dan berpotensi terjadi penurunan kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai daya dukung tanah dasar melalui pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dan menentukan kebutuhan perbaikan tanah lunak berdasarkan ketentuan Bina Marga. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data primer berupa hasil uji DCP di delapan titik pengujian serta data sekunder dari kontraktor. Nilai penetrasi dari DCP dikonversi menjadi nilai California Bearing Ratio (CBR), kemudian dianalisis untuk menentukan CBR rata-rata dan daya dukung tanah (DDT). Hasil pengujian menunjukkan nilai CBR berkisar antara 0,98% hingga 3,01%, jauh di bawah standar minimum ≥ 6%. Nilai CBR segmen dihitung sebesar 1,093% dengan daya dukung tanah (DDT) sebesar 1,832%, yang mengindikasikan tanah sangat lunak dan tidak memenuhi syarat. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan tindakan perbaikan (replacement) dengan alternatif penggunaan material FDG, granular, geotextile, atau kombinasi keduanya sesuai kondisi muka air tanah dan tingkat kelemahan tanah.

