Metode Penanggulangan Defect Rembesan antara Dinding Penahan Tanah dengan Dinding Rumah Cluster di Sentul

Penulis

  • Deva Febrian Universitas Nusa Putra

Kata Kunci:

Batu bata merah, Dinding penahan tanah, Drainase, Plastic cor, Rembesan, Tekanan hidrostatik, Waterproofing

Abstrak

Rembesan yang terjadi antara dinding penahan tanah dan dinding rumah di kawasan Sentul menjadi permasalahan yang dapat mengganggu ketahanan struktur bangunan serta kenyamanan penghuni. Tekanan hidrostatik dari air tanah yang terus meningkat, terutama saat musim hujan, serta sistem dinding penahan tanah yang kurang optimal menjadi faktor utama penyebab rembesan.Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memperburuk kerusakan struktural, mengurangi umur layanan bangunan, dan meningkatkan risiko kelembapan berlebih pada dinding. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama rembesan dan menerapkan metode penanggulangan yang efektif. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain pemasangan sistem pipa subdrain untuk mengalirkan air ke saluran pembuangan utama, penggunaan plastik cor sebagai lapisan kedap air guna mencegah infiltrasi air, serta penggantian material dinding dari hebel ke bata merah yang lebih tahan terhadap kelembapan. Selain itu, dilakukan aplikasi sealant waterproofing pada sambungan struktural untuk mengurangi celah rembesan serta pengecatan ulang menggunakan cat khusus tahan air guna memberikan perlindungan tambahan. Hasil penerapan metode ini menunjukkan bahwa kombinasi peningkatan sistem drainase dan pemilihan material yang lebih tahan air secara signifikan mampu mengurangi risiko rembesan. Namun, pemantauan berkala tetap diperlukan untuk memastikan efektivitas solusi yang telah diterapkan dalam jangka panjang

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-22